Tagged in: Teuku Rezasyah

Teuku Rezasyah

Resah, Dosen Ini Sindir Perokok Melalui Puisinya!

“Mereka lah yang paling takut pada agama kami! Terhadap Tuhan kami yang maha pemberi nikmat, maha pemberi mimpi, dan maha pemberi komisi”

“Wahai kamu orang Indonesia! Tidak kah kamu tahu jika rokok adalah agama kami? Agama yang beri kami damai kala asap rasuki tenggorokan kami? Hati dan jantung kami? Agama yang beri kami keagungan karena tidak ada yang berani melawan semburan asap rokok ke sekeliling kami!”

“Agama kami jugalah, yang sanggup kerdilkan buasnya Undang-Undang, Surat Perintah, larangan, petunjuk, dan segala tetek-bengek himbauan, juklak dan juknis itu!”

Penggalan bait puisi diatas dibacakan dalam suatu seminar di Charles Himawan Auditorium, Cikarang (13/2/2017) oleh Teuku Rezasyah, Ph.D, Dekan Fakultas Humaniora, Universitas Presiden. Puisi yang dibuat pada tahun 2012 ini memiliki banyak pesan yang tersirat dari seorang pria yang menggambarkan kekhawatirannya atas perkembangan Indonesia saat ini. “Dimana bila tidak dikelola dengan baik, Negeri kita akan rusak,” ungkap sang penyair.

Reza menuangkan curahan hatinya mengenai fenomena kehidupan yang terjadi di Indonesia dalam syair puisi-puisi ciptaannya. Salah satu puisi yang paling menyentuh kisahnya berjudul “Jangan Lawan Kami Karena Rokok Itu Agama Kami!”

Pria kelahiran Bandung ini mulai menorehkan keluh kesahnya dalam puisi sejak duduk di bangku kuliah. “Seringkali saya merasa berada pada satu titik dimana saya tidak tahu harus berbuat apa. Ketika saya merasa susah atau berhadapan dengan suatu situasi, keluar ide-ide yang saya pikir menggambarkan diri saya,” ungkapnya.

Melalui puisinya juga, Dosen jurusan Hubungan Internasional ini berharap agar generasi muda lebih menyadari bahaya rokok bagi bangsa kita. Rencananya, rangkaian puisi-puisi mengenai problema sosial karya Reza akan segera dibukukan agar dapat mengedukasi dan menginspirasi masyarakat Indonesia.

Sumber: Ayu Jayanti (PR 2014) dalam tulisannya di situs Indonesiana Tempo

Prodi Ilmu Komunikasi dan Perhumas Indonesia gelar diskusi Digital Public Relations.

Seminar Digital PR Disambut Antusiasme Mahasiswa

IMG_4623c.jpg

Perkembangan internet dan media sosial secara pesat telah mengubah cara kerja dan menjadi tantangan bagi para praktisi PR. Untuk menggali isu ini lebih dalam, Prodi Ilmu Komunikasi bekerja sama dengan Perhimpunan Hubungan Masyarakat (PERHUMAS) menyelenggarakan seminar ‘kekinian’ bertajuk “Digital PR in Hospitality Industry.” Seminar dalam rangka PERHUMAS Roadshow to Campus ini menghadirkan dua praktisi PR, yakni Marlinda Irwanti dan Marlene Danusutedjo untuk menjadi pembicara dalam acara yang diselenggarakan pada hari Senin (18/4) di Auditorium Charles Himawan President University ini. Continue reading…