Komunitas Cikarang Peduli Lansia

Komunitas Peduli Cikarang (KPC) akan mengadakan kegiatan sosial dengan sebutan #KamiPeduliLansia. Dengan hal tersebut KPC bertekad untuk membantu para lanjut usia (lansia) yang terlantar, agar kesejahteraan sosial mereka meningkat.

Apalagi, kegiatan KPC yang berbeda dengan sebelum–sebelumnya, KPC juga tidak hanya menargetkan lansia terlantar di daerah Cikarang, tetapi di seluruh Indonesia melalui hubungan kerjasama dengan komunitas-komunitas sosial serupa di Indonesia.

“Awalnya beberapa anggota kami melihat beberapa lansia di Jababeka dan Deltamas yang masih bekerja. Ada yang berdagang makanan, menjadi pemulung, peniup seruling, dan penambal ban,” kata Ketua KPC, Dewi Puspita Sari, Kemarin.

Dikatakan Dewi, para Lansia kebanyakan hidup sendiri yang ditemuianya. Selain itu, ada juga Lansia yang hanya tinggal bersama anaknya, namun kurang memperhatikan orang tuanya. “Kami prihatin dan sedih melihat mereka yang setiap hari, masih harus berkeliling mencari nafkah atau menunggu sedekah dari orang yang peduli kepada mereka,” ucapnya

Terinspirasi dari kondisi tersebut, Lanjut Dewi mengatakan, KPC berusaha untuk meningkatkan rasa kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan sosial lansia terlantar. Dewi juga menjelaskan, bahwa lansia-lansia terlantar tersebut belum mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat.

“Oleh sebab itu, KPC mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk sama-sama mengusahakan kesejahteraan sosial lansia terlantar,” imbuh Dewi.

Wanita yang gemar membaca tersebut menuturkan, menurut Undang-Undang Republik Indonesia nomor 13 Tahun 1998 pasal 8, pemerintah, masyarakat, dan keluarga bertanggung jawab atas terwujudnya upaya peningkatan kesejahteraan sosial lansia. Dalam UU yang sama pada pasal 6 ayat 2, lansia mempunyai pengetahuan dan pengalaman hidup yang berharga.

“Sehingga potensi dari undang-undang perlu diamalkan kepada generasi penerus. Bagaimana para lansia tersebut dapat mengamalkan kemampuan dan pengetahuannya, jika mereka masih harus bekerja sekuat tenaga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya?,” tutur Dewi

Disampaikan Dewi, KPC juga mengajak sahabat-sahabat di Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial #KamiPeduliLansia ini. Ada 3 cara mudah untuk menunjukkan kepedulian kita terhadap lansia terlantar, dengan cara mengunggah foto diri dengan memegang tulisan #KamiPeduliLansia di akun Instagram atau Twitter.

“Dengan cara tulis deskripsi kreatif yang menunjukkan kepedulian kita terhadap lansia terlantar di Indonesia beserta hashtag #KamiPeduliLansia, dan mention atau tag foto tersebut ke akun Instagram @komunitas_peduli_cikarang atau Twitter @KpeduliCikarang,” ucapnya

“Dengan cara tersebut, kita telah membantu KPC untuk menyebarluaskan kegiatan sosial #KamiPeduliLansia. Jika kita melihat lansia terlantar di sekitar kita, jangan sungkan untuk rekam video atau foto lansia tersebut,” sambungnya

Sementara itu, Mahasiswi Ilmu Komunikasi 2013 – President University, Pheseline Felim yang juga anggota KPC, menambahkan, dengan mengunggah video atau foto tersebut ke akun Instagram atau Twitter dari miliki pribadi, masyarakat juga dapat memberikan bantuan dana melalui https://kitabisa.com/kamipedulilansia.

“Masyarakat juga bisa memberikan bantuan donasi, bisa langsung menghubungi anggota Komunitas Peduli Cikarang. Dengan adanya bantuan dinasi itu, selanjutnya kami akan sumbangkan pada lansia-lansia terlantar yang sudah kami targetkan,” tambahnya.

Disampaikan Felim sapaan akrabnya, KPC ingin menjadi pelopor aksi nyata kepedulian terhadap lansia terlantar di Indonesia dan tentunya membutuhkan dukungan dari semua pihak.

“Kami sangat menghargai setiap bentuk kepedulian sahabat-sahabat, terhadap lansia terlantar. InshaAllah kami akan memberikan bantuan dana kepada 2 lansia terlantar di daerah Cikarang,” pungkasnya.

Sumber: suara-bekasi.com

One thought on “Komunitas Cikarang Peduli Lansia

  • April 22, 2017 at 11:00 am
    Permalink

    semoga komunitas seperti ini ke depan semakin bertambah, sukses selalu teman – teman..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *