100 Mahasiswa Ikut Pelatihan Table Manner

Lulusan perguruan tinggi masih mengalami kesulitan terserap industri karena kurangnya keahlian dan kompetensi ketenagakerjaan. Mengantisipasi hal tersebut, President University memberikan pembekalan untuk meningkatkan keahlian para mahasiswanya dengan menggelar pelatihan Table Manner pada Senin (23/5) di Hotel Grand Zuri Cikarang.

Lebih dari 100 mahasiswa kelas Public Relations (PR) dan para dosen pengampu hadir dalam pelatihan ini. Pelatihan dibuka langsung oleh Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, Dindin Dimyati. Dalam sambutannya, Dindin menyebutkan pentingnya table manner di tengah semangat komunitas ekonomi ASEAN.

“Table manner banyak dilakukan saat perjamuan untuk melobi bisnis berskala internasional. Apalagi sekarang sedang hangat masyarakat ekonomi ASEAN (MEA). Dengan pelatihan soft skill seperti table manner ini membantu Anda para calon lulusan untuk menjaga citra dan reputasi perusahaan pada saat nanti melakukan perjamuan internasional,” kata Dindin.

Sesi pelatihan diawali dengan pengenalan sikap dan tata cara dalam perjamuan makan oleh Manajer Food and Beverage Grand Zuri, Herik. Selain memberikan konsep dasar table manner, ia juga memberikan rahasia mudah bagi para peserta agar tidak keliru saat perjamuan.

“Banyak orang awam yang masih keliru menggunakan peralatan makan yang telah disiapkan para pramusaji di meja makan. Mulailah menggunakan peralatan makan yang posisi terluar terlebih dahulu. Tetapi bila ragu, Anda dapat mengikuti host yang mengundang Anda pada perjamuan tersebut.”

Salah satu dosen yang hadir, Bobry Khaerudin menuturkan pentingnya table manner bagi para mahasiswa PR yang diajarinya.

“Sebagai calon PR profesional, mahasiswa harus terbiasa mengikuti acara yang sangat formal. Apalagi saat mengikuti program magang nanti, mereka akan sering menghadapi perjamuan bisnis profesional. Mudah-mudahan pelatihan ini bisa memberikan sumbangan ilmu dan wawasan terkait dengan profesi kehumasan,” ungkapnya.

Pelatihan table manner menjadi salah satu komponen dalam mata kuliah Pengantar Hubungan Kemasyarakatan. Para mahasiswa selanjutnya akan dilatih untuk menyelenggarakan kampanye dan acara kehumasan, pelatihan jurnalistik, dan kewirausahaan sosial (social entrepreneurship).(shb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *